Dunia Tumbuhan Morfologis dan Metagenesis Serta Peranannya Dalam Keberlangsungan Hidup Di Bumi

https://biologi.guruindonesia.id/
Dunia Tumbuhan Morfologis dan Metagenesis Serta Peranannya Dalam Keberlangsungan Hidup Di Bumi

Biologi.guruindonesia.id
Salam hangat Guru Indonesia, semoga selalu diberikan kesehatan, kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan ini saya berbagi Materi terkait Dunia Tumbuhan Morfologis dan Metagenesis Serta Peranannya Dalam Keberlangsungan Hidup Di Bumi

A. Ciri-ciri umum Tumbuhan (plantae)
1. Organisme eukariotik multiseluler, 
2. autotrof, 
3. vaskuler dan nonvaskuler, 
4. reproduksi secara generatif dan vegetatif. 

B. Divisio tumbuhan.
1. Tumbuhan Ganggang ( Alga )
Tumbuhan ganggang berupa tumbuhan talus ada yang bersel satu berbentuk benang, atau bersel banyak. Tumbuhan ini telah mempunyai klorofil yang terdapat dalam kloroplas, mempunyai pigmen tambahan lain yang dominan, serta dapat membentuk gamet dalam alat pembiakan bersel satu Tumbuhan ganggang berkembang biak secara aseksual dan secara seksual, pembiakan aseksual terjadi dengan cara membelah diri, fragmentasi atau membentuk zoospora. Pembiakan secara seksual ialah membentu gamet berupa isogamet atau heterogamet.Gamet yang berupa heterogamet terdiri dari gamet jantan atau spermatozoid dan gamet betina atau ovum. Berdasarkan pigmen yang dominan tumbuhan ganggang dibagi menjadi empat golongan yaitu :
a. Ganggang hijau (Chlorophyta) Contoh: Chlorella, Euglen, Volvox globator
b. Ganggang cokelat (Phaeophyta) Contoh: fucus, sargassum, laminaria
c. Ganggang merah (Rhodophyta) Contoh: gelidium
d. Ganggang keemasan (Chrysophyta) Contoh: diatomae

2. Lumut (Bryophyta)
Lumut berupa tumbuhan yang belum mempunyai batang dan daun sejati memiliki fase gametofit yang dominan dalam daur hidupnya dan membentuk alat pembiakan multisel berupa arkegonium dan anteridium. dari pembuahan terjadi sporofit yang menghasilkan spora. Bryophyta (Lumut) dibagi menjadi 2 (dua) :
a. Musci (Lumut Daun).
b. Hepaticae (Lumut Hati).

3. Paku-pakuan (Pterydophyta)
Tumbuhan paku adalah tumbuhan yang sudah mempunyai batang daun dan akat sejati. Dalam daur hidupnya fase sporofit bersifat dominan dan menghasilkan spora fase gametofit berumur pendek dan membentuk sporofit. Tumbuhan paku ada yang homosor dan heterospor dan ada paku peralihan.
Daun yang menghasilkan spora disebut sporofil, pada sporofil terdapat banyak sekali sporangium, kelompok sporangium membentuk sebuah sorus. Sorus yang masih muda ditutupi selaput pelindung disebut indusium

4. Spermatophyta (Tumbuhan berbiji).
Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) disebut juga tumbuhan yang alat pekawinannya terlihat (Phanerogame) atau tumbuhan berbunga (Anthophyta) karena biji asalnya dari perkembangan bunga. Bunga biasanya terlihat jelas dan berfungsi sebagai alat penyerbukan dan pembuahan dan biji sebagai alat perkembang biakannya karena didalamnya terdapat calon individu baru yang berupa lembaga (embrio), sudah memiliki akar, batang, daun yang sebenarnya, , selain berkembang biak secara seksual (generatif), juga secara aseksual (vegetatif) dengan tunas,stek dan cangkok, Berdasarkan letak keadaan bakal biji maka Spermatophyta dibagi i menjadi 2 Sub Devisio : Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka) dan Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup).

a. Gymnospermae
Berasal dari kata Gymnos yang berarti telanjang, terbuka dan sperma yang berarti biji, memiliki batang yang keras, dan berkambium, sehingga dapat tumbuh membesar dan tidak mempunyai floeterma dan endodermis kebanyakan memiliki akar tunggang, umunya berupa semak atau pohon-pohon, daunnya kaku,sempit,serta jarang yang piph dan melebar belum memiliki bunga yang sesungguhnya, bakal biji tidak tertutup daun buah ( karpel ), dan memiliki daun penghasil serbuk sari yang terpisah dan terkumpul dalam Strobillus, strobilus yang berbentuk kerucut, ada 2 strobilus jantan penghasil spermatozoid dan strobillus betina penghasil ovum, dibumi kita ini tidak banyak lagi terdapat jenis tumbuhan berbiji terbuka. Di Indonesia terdapat jenis yang mempunyai arti penting dalam kehidupan manusia seperti misalnya mlinjo dan pinnus, tumbuhan gymnospermae ini terdiri atas beberapa kelas :
Tumbuhan Gymnospermae yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi 
1) Penghasil bahan makanan: Mlinjo (Gnetum gnemon).
2) Bahan baku industri :Taxodium, Thuja, Podocarpus dan Agathis alba .
3) Sebagai tanaman hias : Araucarpus, Cupresus
https://biologi.guruindonesia.id/
Strobilus jantan b. strobilus betina. pada tanaman Pinnus

b. Angiospermae.
Berasal dari kata Angios yang berarti tertutup dan Sperma yang berarti biji ), biji dilindungi oleh oleh daun buah ( karpel ), dan merupakan tumbuhan tingkat tinggi yang dominan dipermukaan bumi ini, ciri-cirinya antara lain : : akar dilindungi oleh kaliptra yang berfungsi untuk melindungi akar pada waktu akar menembus tanah, memiliki bunga yang sesungguhnya, daunnya piph dan melebar, antara penyerbukan dan pembuahan selisih waktu relatif pendek, dan sistem pembuahannya ganda, umumnya berupa semak, perdu atau pohon yang besar, Angiospermae ini dibagi 2 Kelas antara lain : a). Dikotil dan b) Monokotil.

1) Dikotil.
Biji berkeping dua, umumnya berakar tunggang, batang memiliki kambium, cabangnya banyak, pertulanagan daun menyirip ada yang menjari, cabangnya banyak, bagian-bagian bunga 4,5 kelipatannya, ujung akar dan pucuk lembaga dilindungi oleh sarung pelindung. Kelas Dikotil dibagi menjadi beberapa Ordo dan familia anta lain :
a) Ordo : Piperales;
Famili : Piperaceae; Spesies : Piper ningrum (lada) dan Piper betle(sirih)
https://biologi.guruindonesia.id/
Gambar : Piper ningrum (lada) Piper betle(sirih)

b) Ordo : Euphorbiales;
Famili : Euphorbiaceaespesies; Species : Manihot utillisima (ketela pohon) dan Hevea brasiliensis (para)
https://biologi.guruindonesia.id/
Manihot utillisima (ketela pohon) Hevea brasiliensis 

c) Ordo : Malvales;  Famili :
malvaceae;  Spesies : Glossipium herbaceum (kapas) dan Hibiscus rosa sinensis (kembang sepatu)
d) Ordo : Cucurbitales. Famili : Cucurbitaceae Spesies : Citrullus vulgaris (semangka) dan Cucurmis sativus (mentimun)
e) Ordo : Rutales;  Famili :
Rutaceae; Spesies : Cytrus nobilis (jeruk keprok). Famili : Cucurbitaceae
f) Ordo : Tubiflorales Famili :
Solanaceae Spesies : Solanum tuberosum (kentang) danNicotiana tabacum (tembakau).

2) Monokotil.
Biji berkeping tunggal , umumnya berakar serabut, batang tidak berkambium, ruas-ruas batangnya nyata , pertulanagan daun sejajar dan melengkung, bagian-bagian bunganya 3 atau kelipatannya, ujung akar dan pucuk lembaga dilindungi oleh koleoriza atau kokoptil. Kelas Monokotil dibagi menjadi beberapa Ordo dan familia anta lain :
a) Ordo : Poales; Famili : Poaceae / Gramineae;  Spesies :Oryza sativa (padi) dan Zea mays (jagung).
b) Ordo : Aracales;  famili : Araceae / Palmae; spesies :Cocos nucifera (kelapa) dan Calamus caesius (rotan).
c) Ordo : Zingiberales;  famili : Zingiberaceae;  spesies :Zingiber officinale (jahe) dan Curcuma domestica (kunyit).
d) Ordo : Pandnales; famili : Pandanaceae; spesies : Pandanus tectorius (pandan).
e) Ordo : Liliales;  famili : Liliaceae; spesies : Allium sativum (bawang putih) dan Allium cepa (bawang merah).
f) Ordo : Bromeliales; famili : Bromeliaceae; spesies : Ananas sativus (nanas). 

Peranan plantae bagi kelangsungan hidup di bumi. Plantae amat penting bagi kelangsungan hidup di bumi yaitu sebagai produsen dan sumber oksigen.

0 Response to "Dunia Tumbuhan Morfologis dan Metagenesis Serta Peranannya Dalam Keberlangsungan Hidup Di Bumi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel