Organ Dan Sistem Organ Pada Manusia

https://biologi.guruindonesia.id/
Organ Dan Sistem Organ Pada Manusia

A. Organ
Organ Dan Sistem Organ Pada Manusia adalah kumpulan jaringan yang memiliki peran khusus dalam tubuh manusia. Setiap organ memiliki fungsi penting bagi tubuh. Organ Dan Sistem Organ Pada Manusia juga bekerja sama secara erat untuk membentuk sistem organ, seperti sistem pencernaan atau sistem peredaran darah

1. Otak Otak adalah salah satu organ paling penting dalam tubuh manusia dan bertanggung jawab atas tindakan utama yang dilakukan oleh tubuh. Otak dilindungi oleh tengkorak dan tertutup dalam tempurung kepala yang menjaganya agar tetap aman. Struktur otak manusia dapat dibandingkan dengan mamalia lain. Otak manusia tiga kali lebih besar dan lebih maju daripada mamalia lainnya. Otak membantu tubuh mengaktifkan otot dan mensekresikan bahan kimia yang memungkinkan tubuh untuk menanggapi rangsangan eksternal. Selain itu, otak manusia juga dapat berfungsi untuk pengendalian diri, perencanaan, penalaran, dan berpikir abstrak. Fungsi tersebut yang membuat manusia sebagai spesies paling cerdas di bumi

2. Kelenjar Pineal Kelenjar pineal adalah kelenjar endokrin penting berwarna abu-abu kemerahan yang terdapat di dalam otak. Kelenjar pineal berukuran seperti sebutir beras dan terdiri dari sel-sel khusus yang disebut pinealocytes. Salah satu hormon utama yang disekresikan oleh kelenjar pineal adalah melatonin. Hormon tersebut bertanggung jawab untuk mempengaruhi perkembangan generatif dan siklus tidur-bangun yang berhubungan dengan tubuh. 

3. Hipotalamus Hipotalamus merupakan bagian dari otak manusia yang mengontrol pelepasan\ hormon utama oleh kelenjar hipofisis. Hipotalamus bertanggung jawab untuk menjaga suhu tubuh dan mengendalikan perilaku generatif dan reproduksi. Hipotalamus berfungsi sebagai penghubung ke sistem saraf pusat melalui kelenjar pituitari. Selain itu, hipotalamus juga berfungsi dalam mengendalikan rasa lapar, tidur maupun lelah. 

4. Kelenjar Pituitari Kelenjar pituitari adalah salah satu kelenjar yang paling penting dalam tubuh manusia. Kelenjar pituitari disebut juga kelenjar master sistem endokrin. Kelenjar pituitari terletak di dasar otak tetapi tidak dianggap bagian dari otak. Kelenjar pituitari mensekresi hormon yang banyak membantu dalam mengatur homeostasis yaitu keseimbangan metabolisme. Fungsi tersebut aktif dikelola oleh beberapa mekanisme biologis kompleks
5. Kelenjar Ludah Kelenjar ludah berada di dekat mulut dan tenggorokan. Fungsi utama dari kelenjar ini adalah mengeluarkan air liur ke dalam mulut untuk membasahi makanan. Kelenjar ludah juga memulai pencernaan dan membantu melindungi gigi dari pembusukan. Kelenjar ludah dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
a. kelenjar parotis, terletak di sekitar ramus mandibula
b. kelenjar submandibular, terletak di bawah rahang bawah, dan
c. kelenjar sublingual, terletak di bawah lidah.
6. Kelenjar Tiroid Kelenjar tiroid terletak di pangkal leher dan kelenjar endokrin terbesar dalam tubuh. Kelenjar tiroid mengeluarkan dua hormon penting, yaitu tiroksin (T4) dan triiodothyronine (T3). Hormon tersebut bertanggung jawab untuk pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Sekresi berlebihan dari hormon tiroid menyebabkan hipertiroidisme. Ketika sekresi tidak cukup dari hormon tiroid akan menyebabkan hipotiroidisme. 

7. Kelenjar Paratiroid Kelenjar paratiroid adalah empat kelenjar endokrin kecil yang terletak di leher. Masing-masing memiliki ukuran seperti sebutir beras. Fungsi utama kelenjar paratiroid adalah menghasilkan hormon paratiroid yang mengontrol jumlah kalsium dalam darah dan tulang. Orang yang memiliki kelenjar paratiroid terlalu aktif akan menderita hiperparatiroidisme, sedangkan apabila memiliki kelenjar kurang aktif akan menderita hipoparatiroidisme. 

8. Kulit Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh yang utama karena berada di lapisan anggota tubuh yang paling luar dan berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar. Kulit adalah lapisan jaringan yang terdapat di permukaan tubuh yang merupakan organ terluas pada tubuh. Kulit sangat tipis dengan beberapa lapisan yang menyusunnya. Kulit manusia terbagi menjadi 3 lapisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit jangat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit.Fungsi utama kulit, yaitu sebagai alat ekskresi yang mengeluarkan keringat. Selain itu, kulit juga menghasilkan minyak melalui kelenjar minyak. Minyak berfungsi untuk mencegah kekeringan pada kulit dan mengerutnya kulit rambut. Fungsi kulit yang lain adalah sebagai alat indera, Sebagai pengatur suhu tubuh, dan tempat pembentukan vitamin D dari provitamin D dengan bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet, untuk melindungi jaringan yang ada di bawahnya, dan menyimpan kelebihan lemak

9. Faring Faring adalah bagian dari sistem pernafasan dan pencernaan. Faring terletak di bawah mulut dan rongga hidung, serta di atas esofagus dan laring. Fungsi utama dari faring adalah menyaring udara. Faring membuat udara menjadi hangat, sehingga udara dapat masuk ke paru-paru. Faring terdiri dari tiga bagian, yaitu nasofaring, orofaring, dan laringofaring. 

10. Laring Laring adalah struktur tulang rawan yang berada di atas trakea dan berisi pita suara. Fungsi utama laring adalah memberikan nada suara ketika kita berbicara. Laring lebih dikenal sebagai kotak suara. Laring juga melindungi trakea terhadap aspirasi makanan. Setiap gangguan dalam organ ini dapat menyebabkan nyeri pada tenggorokan, kehilangan suara, atau masalah pernapasan. 

11. Timus Timus adalah kelenjar berbentuk piramida yang terletak tepat di bawah leher. Timus adalah salah satu organ yang paling khusus dari sistem kekebalan tubuh. Fungsi utama dari kelenjar Timus adalah untuk menghasilkan limfosit atau sel-T yang membantu dalam mengembangkan kekebalan terhadap penyakit. Timus ini atropi dengan usia, yaitu ukuran organ menurun sesuai dengan bertambahnya usia. 

12. Kerongkongan (Esofagus) Kerongkongan adalah bagian dari sistem pencernaan. Fungsi utama dari kerongkngan adalah membantu dalam mengangkut makanan ke lambung. Organ ini terdiri dari sebuah tabung otot yang menyalurkan makanan dari faring menuju ke lambung melalui proses peristaltik. Rata-rata panjang kerongkongan (esophagus) yaitu 25-30 cm. 

13. Tenggorokan (Trakea) Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, terletak sebagian di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, Pada bagian dalam rongga terdapat epitel bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan. Trakea berfungsi menyaring udara yang kita hirup dan juga bercabang ke bronkus

14. Jantung Jantung bertanggung jawab untuk memompa darah dalam tubuh. Berat jantung yaitu 250-350 gram. Fungsi utama jantung adalah memberikan darah berisi oksigen ke seluruh organ tubuh melalui pembuluh darah. Jantung terletak di sisi kiri dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Perikardium adalah kantung berdinding ganda yang membungkus jantung. Tidak hanya melindungi jantung, perikardium juga mencegah jantung dari pengisian darah yang berlebihan. 

15. Paru-paru Paru-paru membantu dalam pernapasan dan merupakan organ yang paling penting dari sistem pernapasan. Paru-paru bekerja sangat erat dengan jantung. Kedua organ tersebut memberikan udara oksigen murni untuk darah yang diedarkan oleh jantung ke berbagai organ tubuh. Paru-paru juga membuang karbondioksida (CO2) dan kotoran lainnya dari vena darah. Jantung hampir diapit oleh paru-paru, sehingga kedua organ ini bertindak sebagai peredam kejut untuk jantung. Paru-paru juga menjaga tingkat keasaman (pH) darah. 

16. Diafragma Diafragma adalah partisi otot antara perut dan rongga dada. Diafragma meluas di bagian bawah tulang rusuk. Fungsi utama diafragma adalah membantu dalam proses respirasi. Ketika diafragma berkontraksi, ada peningkatan volume rongga dada dan udara ditarik ke dalam paru-paru. Setiap gangguan pada diafragma menyebabkan masalah dalam pernapasan. 

17. Lambung Lambung adalah organ utama dalam sistem pencernaan. Lambung adalah organ berbentuk buah pir yang terletak di rongga perut antara kerongkongan dan usus. Lambung dapat mengubah ukuran dan bentuk sesuai posisi tubuh dan jumlah makanan di dalam lambung. Lambung merupakan organ yang besar dan multi-bilik. Organ ini menjadi rumah bakteri khusus penghasil enzim yang diperlukan untuk pencernaan. Lambung mengeluarkan asam lambung, asam klorida, dan menjaga tingkat keasaman (pH), yang membantu dalam proses pencernaan. 

18. Hati Hati terletak di sisi kanan rongga perut. Beberapa fungsi penting hati meliputi penyaringan zat berbahaya dari darah, menjaga kadar kolesterol dan glukosa dalam darah mensekresi asam amino tertentu, menyimpan vitamin dan mineral, pensekresi bahan kimia untuk memecah lemak, dan mengubah glukosa menjadi glikogen.

19. Pankreas Pankreas terletak jauh di dalam perut dan terjepit di antara tulang belakang dan lambung. Pankreas merupakan bagian integral dari sistem pencernaan. Fungsi pankreas adalah mengeluarkan cairan pankreas dan insulin. Airan tersebut merupakan suatu hormon yang mempengaruhi tingkat gula dalam darah. Pankreas terdiri dari sejumlah sel yang disebut pulau Langerhans. 

20. Limpa Limpa terletak di sebelah kiri perut. Salah satu fungsi utama dari limpa adalah menyaring darah. Trombosit bersama dengan sel darah putih disimpan dalam limpa. Daur ulang sel darah merah juga terjadi di limpa. Limpa juga membantu dalam memerangi bakteri tertentu yang dapat menyebabkan pneumonia dan meningitis. 

21. Kandung Empedu Kandung empedu adalah struktur otot seperti kantung yang melekat pada hati. Kandung empedu berukuran sekitar 8 cm dan 4 cm. Fungsi utama kandung empedu adalah menyimpan empedu yang disekresikan oleh hati dan dibutuhkan untuk pencernaan. Kandung empedu juga membantu dalam pencernaan lemak. 

22. Usus Halus Usus halus menghubungkan lambung dan usus besar. Panjang usus halus orang dewasa yaitu sekitar 22 meter. Organ ini bertanggung jawab untuk pencernaan. Usus halus menyerap nutrisi dan mineral dalam makanan. Selain itu, usus halus juga berfungsi melewatkan makanan yang dicerna ke usus besar. 

23. Usus Besar Usus besar adalah bagian posterior usus. Usus besar memiliki panjang yaitu sekitar 5 meter. Usus besar terbagi menjadi empat bagian, antara lain sekum, kolon, rektum dan anus. Fungsi utama usus besar adalah menyerap air dan elektrolit dari sisa pencernaan. Selain itu, usus besar juga berfungsi menyimpan kotoran hingga diekskresikan. 

24. Kelenjar Adrenal Kelenjar adrenal merupakan kelenjar endokrin yang terletak di atas ginjal. Kelenjar ini berbentuk segitiga dan terletak secara bilateral. Tanggung jawab utama kelenjar adrenal adalah sekresi hormon dalam respon terhadap stres. Kelenjar adrenal bertanggung jawab untuk hormon seperti kortisol, estrogen dan testosteron.

25. Ginjal Ginjal adalah dua organ berbentuk seperti kacang. Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring darah dalam tubuh manusia. Ginjal juga bertanggung jawab untuk mengeluarkan limbah dan mengatur keseimbangan elektrolit. Ginjal mensekskresikan urin ke ureter kemudian diteruskan keluar dari tubuh. Fungsi penting lain dari ginjal adalah mengontrol keseimbangan cairan tubuh dan membantu dalam reabsorpsi air, glukosa serta asam amino. 

26. Ovarium Ovarium adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Ovarium terletak di dinding lateral pelvis dan menempel pada rahim. Kedua ovarium terhubung satu sama lain dengan tuba fallopi. Ovarium mensekresikan hormon estrogen dan progesteron. Ovarium juga menghasilkan telur yang disebut ovum, selama pembuahan. Ovarium bertanggung jawab untuk pengembangan karakteristik seks sekunder pada wanita saat pubertas. 

27. Uterus Uterus disebut juga rahim. Uterus berbentuk seprti buah pir. Uterus merupakan bagian dari sistem reproduksi wanita yang terletak di bagian bawah perut. Salah satu ujung uterus mengarah ke lubang vagina. Sementara ujung lainnya dihubungkan ke saluran telur. Rahim bertanggung jawab untuk memelihara ovum dan menyimpannya hingga janin cukup matang untuk lahir.

28. Testis Testis adalah sepasang organ berbentuk oval yang bertanggung jawab untuk memproduksi sperma pada laki-laki. Organ ini berada di luar tubuh. Testis juga mensekresikan androgen, hormon pria yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi laki-laki. Testis bekerja optimal pada suhu kurang dari suhu tubuh.

29. Ureter Ureter adalah tabung berpasangan yang terdiri dari serat otot polos. Ureter bertanggung jawab untuk membawa urin dari ginjal ke kandung kemih. Ureter memiliki panjang 25-30 cm dan berdiameter 3-4 mm. 

30. Kandung Kemih Kandung kemih merupakan kantung otot yang fleksibel. Kandung kemih bertanggung jawab menyimpan urin sebelum diekskresikan. Organ ini terletak di bagian anterior rongga panggul. Kandung kemih dapat menampung urin sebanyak 300-350 ml. Setelah ditampung untuk jangka waktu tertentu, urin dilewatkan ke uretra untuk ekskresi. 

31. Uretra Uretra adalah saluran yang menghubungkan kandung kemih ke alat kelamin. Urin dilewatkan melalui organ ini untuk ekskresi. Uretra laki-laki lebih panjang, yaitu ±20 cm, dibandingkan dengan uretra perempuan, yaitu ±5 cm. Uretra juga bertanggung jawab untuk membawa urin. Kehadiran otot sphincter pada uretra membantu dalam kontrol sadar untuk ekskresi urin.

B. Sistem Organ
Sistem organ tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh yang menjalankan fungsi tertentu. Manusia memiliki 9 sistem organ, yaitu sistem pencernaan, sistem pernapasan (respirasi), sistem sirkulasi, sistem pengeluaran (ekskresi), sistem gerak, sistem reproduksi, sistem saraf, sistem integumen dan sistem hormon. 

1. Sistem Pencernaan Sistem pencernaan berfungsi untuk menghancurkan makanan yang dicerna, menyerap nutrisi dari makanan tersebut, serta membuang sisa pencernaan. Organ tubuh yang berperan dalam sistem pencernaan di antaranya adalah mulut, kerongkongan (esophagus), lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Proses pencernaan pada manusia dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
(-)Pencernaan mekanik, adalah proses pengubahan makanan dari bentuk kasar menjadi halus. Proses ini dilakukan menggunakan gigi di dalam mulut.
(-)Pencernaan kimiawi, adalah proses perubahan makanan dari zat yang kompleks menjadi zat-zat yang lebih sederhana dengan enzim. Proses ini terjadi mulai dari mulut, lambung, dan usus. Proses pencernaan makanan pada manusia melalui berbagai tahap. Tahapan dalam proses pencernaan antara lain ingesti, mastikasi, deglutisi, absorpsi, dan defekasi. Ingesti adalah pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut. Mastikasi adalah roses mengunyah makanan oleh gigi. Deglutisi adalah proses menelan makanan di kerongkongan. Digesti adalah pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung. Absorpsi adalah proses penyerapan, terjadi di usus halus. Defekasi adalah pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus

2. Sistem Pernapasan (Respirasi) Sistem pernapasan bertugas untuk bernapas, adalah suatu kegiatan mengambil oksigen di udara dan mengeluarkan karbondioksida (CO2). Oksigen (O2) merupakan senyawa penting dalam kehidupan manusia. Sistem pernapasan manusia meliputi hidung, faring, laring, tenggorokan (trakea), paru-paru, dan diafragma. 

3. Sistem Sirkulasi Sistem sirkulasi berfungsi untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh, mentranspor zat makanan ke jaringan tubuh, mentranspor produk-produk yang tidak berguna, menghantarkan hormon dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain, dan memelihara lingkungan yang sesuai di dalam seluruh cairan jaringan tubuh agar sel dapat bertahan hidup dan berfungsi secara optimal. Sistem sirkulasi terdiri dari sstem peredaran darah dan sistem getah bening

4. Sistem Pernapasan (Respirasi) Sistem pernapasan bertugas untuk bernapas, adalah suatu kegiatan mengambil oksigen di udara dan mengeluarkan karbondioksida (CO2). Oksigen (O2) merupakan senyawa penting dalam kehidupan manusia. Sistem pernapasan manusia meliputi hidung, faring, laring, tenggorokan (trakea), paru-paru, dan diafragma. 

5. Sistem Sirkulasi Sistem sirkulasi berfungsi untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh, mentranspor zat makanan ke jaringan tubuh, mentranspor produk-produk yang tidak berguna, menghantarkan hormon dari satu bagian tubuh ke bagian tubuh yang lain, dan memelihara lingkungan yang sesuai di dalam seluruh cairan jaringan tubuh agar sel dapat bertahan hidup dan berfungsi secara optimal. Sistem sirkulasi terdiri dari sstem peredaran darah dan sistem getah bening sehingga zat yang tidak berguna bagi organ tubuh perlu dikeluarkan karena bisa menyebabkan keracunan bagi organ tubuh manusia. Sistem ekskresi meliputi organ kulit, paru-paru, hati, dan ginjal

6. Sistem Gerak Alat gerak pada manusia adalah tulang dan otot. Tulang disebut alat gerak pasif, terdiri dari 206 tulang yang saling berhubungan menyusun sistem rangka, sedangkan otot disebut alat gerak aktif karena kemampuannya berkontraksi sehingga dapat menggerakkan tulang sehingga disebut sistem otot. 

C. Sistem Rangka
Rangka manusia dewasa dibangun oleh 206 ruas tulang dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi sesuai dengan fungsinya. Rangka berfungsi sebagai:
1) Formasi bentuk tubuh Tulang-tulang penyusun tubuh menentukan bentuk dan ukuran tubuh.
2) Formasi sendi-sendi Tulang-tulang yang berdekatan membentuk persendian yang bergerak, tidak bergerak, atau sedikit bergerak, bergantung pada kebutuhan fungsional tubuh.
3) Pelekatan otot-otot Tulang-tulang menyediakan permukaannya sebagai tempat untuk melekatkan otototot.Otot-otot dapat berfungsi dengan baik apabila melekat dengan kuat pada tulang.
4) Bekerja sebagai pengungkit Tulang digunakan sebagai pengungkit untuk berbagai macam aktivitas selama pergerakan.
5) Penyokong berat badan serta daya tahan untuk menghadapi pengaruh tekanan Tulang-tulang menyokong berat badan, memelihara sikap tubuh tertentu, misalnya : sikap tegak pada tubuh manusia. 
6) Proteksi Tulang-tulang membentuk rongga yang melindungi organ-organ halus seperti otak, sumsum tulang belakang, jantung, paru-paru, dan organ-organ bagian dalam tubuh lainnya. 
7) Hemopoesis Sumsum tulang merupakan tempat pembentukan sel-sel darah. 
8) Fungsi imunologis Sel-sel imunitas dibentuk di dalam sumsum tulang. Misalnya pembentukan limfosit B yang kemudian membentuk antibody untuk system kekebalan tubuh. 
9) Penyimpanan kalsium Tulang-tulang mengandung sekitar 97% kalsium yang terdapat di dalam tubuh. Kalsium tersebut berupa senyawa anorganik maupun garam-garam, terutama kalsium fosfat. Kalsium akan dilepaskan ke darah bila dibutuhkan

D. Sistem Otot
Otot terdiri dari sel-sel yang terspesialisasi untuk kontraksi, yaitu mengandung protein kontraktil yang dapat berubah dalam ukuran panjang dan memungkinkan sel-sel untuk memendek. Sel-sel tersebut sering disebut serabut-serabut otot. Otot memiliki tiga kemampuan khusus, yaitu:
1) Kontraktibilitas, yaitu kemampuan untuk berkontraksi/memendek.
2) Ekstensibilitas, yaitu kemampuan melakukan gerakan kebalikan akibat kontraksi
3) Elastisitas, yaitu kemampuan unuk kembali ke posisi semula, setelah berkotraksi atau disebut relaksasi

1) Otot Rangka/Otot Lurik
Otot rangka/otot lurik merupakan otot yang melekat dan menggerakkan tulang rangka. Gerak otot rangka merupakan gerak yang disadari sehingga otot rangka disebut juga otot sadar
2) Otot Polos
Otot polos tidak melekat pada tulang rangka tubuh, aktivitasnya lambat, namun geraknya beruntun sehingga mampu berkontraksi dalam waktu lama dan tida cepat mengalami kelelahan. Gerak otot polos dikontrol oleh saraf tak sadar, sehingga disebut gerak tidak sadar. Otot polos dapat dijumpai pada dinding penyusun organ-organ bagian dalam tubuh.
3) Otot Jantung
4) Otot jantung merupakan otot yang hanya dijumpai pada dinding jantung dan vena kava yang memasuki jantung.

E. Sistem Reproduksi
Sistem reproduksi adalah suatu rangkaian dan interaksi organ dan zat dalam organisme yang dipergunakan untuk berkembang biak, atau kemampuan makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan dengan tujuan mempertahankan jenisnya. Sistem reproduksi pada suatu organisme berbeda antara jantan dan betina.
a. Sistem Reproduksi Pria
Sistem reproduksi pria meliputi spermatogenesis, hormon-hormon pada pria, dan organ reproduksi. Spermatognesis merupakan proses pembentukan sperma. Spermatogenesis terjadi di dalam testis, tepatnya pada tubulus seminiferus. Proses spermatogenesis distimulasi oleh sejumlah hormon, yaitu testoteron, LH (Luteini ingHormone), FSH (Follicle Stimulating Hormone), estrogen dan hormon pertumbuhan. Organ reproduksi/alat-alat kelamin pria, terdiri dari organ reproduksi luar dan dalam. Organ reproduksi dalam terdiri dari testis, saluran pengeluaran dan kelenjar asesoris. Organ reproduksi luar terdiri dari penis dan skrotum.
b. Sistem Reproduksi Wanita
Sistem reproduksi wanita meliputi organ reproduksi, oogenesis, hormon pada wanita, fertilisasi, kehamilan, persalinan dan laktasi. Organ reproduksi terdiri dari organ reproduksi dalam dan organ reproduksi luar. Organ reproduksi dalam adalah ovarium dan saluran reproduksi (oviduk, uterus ,vagina). 

F. Sistem Saraf 
Sistem saraf sangat berperan dalam iritabilitas tubuh. Iritabilitas adalah kemampuan menanggapi rangsangan. Untuk menanggapi rangsangan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:
a. Reseptor, adalah alat penerima rangsangan atau impuls pada tubuh kita, yang bertindak sebagai reseptor adalah organ indera
b. Konduktor (penghantar impuls), dilakukan oleh sistem saraf itu sendiri yang terdiri dari sel-sel saraf yang disebut neuron.
c. Efektor, adalah bagian tubuh yang menanggapi rangsangan. Efektor yang paling penting pada manusia adalah otot dan kelenjar (hormon). Otot menanggapi rangsang gerakan tubuh, sedangkan hormon menanggapi rangsang dengan meningkatkan/menurunkan aktivitas organ tubuh tertentu. Misalnya, mempercepat/memperlambat denyut jantung, melebarkan/menyempitkan pembuluh darah dan lain sebagainya
b. Konduktor (penghantar impuls), dilakukan oleh sistem saraf itu sendiri yang terdiri dari sel-sel saraf yang disebut neuron.
c. Efektor, adalah bagian tubuh yang menanggapi rangsangan. Efektor yang paling penting pada manusia adalah otot dan kelenjar (hormon). Otot menanggapi rangsang gerakan tubuh, sedangkan hormon menanggapi rangsang dengan meningkatkan/menurunkan aktivitas organ tubuh tertentu. Misalnya, mempercepat/memperlambat denyut jantung, melebarkan/menyempitkan pembuluh darah dan lain sebagainya

G. Sistem Hormon
Hormon berasalah dari bahasa Yunani yaitu hormaein yang berarti "memacu". Hormon diproduksi oleh kelenjar endokrin dan berfungsi untuk mengatur metabolisme, perbembangan, pertumbuhan, reproduksi, dan tingkah laku. Hormon dihasilkan dalam jumlah sedikit, tetapi memberikan pengaruh yang sangat besar. Hormon diperlukan dalam jumlah tertentu. Jika kekurangan atau kelebihan suatu hormon, hal ini akan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti gigantisme (pertumbuhan raksasa), kerdil (tubuh tetap seperti layaknya anak-anak) dan lain sebagainya.

Fungsi hormon yaitu mengatur kinerja tubuh. Hormon mengatur kinerja tubuh dengan cara menghantar rangsangan dengan lambat, menghantar rangsangan dengan teratur, dan rangsangan dihantarkan melalui aliran darah. Kelenjar endokrin penghasil hormon antara lain kelenjar hipofisis dan hipotalamus, kelenjar tiroid, kelenjar paratiroid, kelenjar timus, kelenjar pankreas, kelenjar adrenal, dan kelenjar gonad
klik

0 Response to "Organ Dan Sistem Organ Pada Manusia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel